Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto untuk Kelayakan Penerimaan Beasiswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Dedy Mulyadi
Deto Brillyan Prairawan

Abstract

Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua siswa, diberikan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas siswa dalam melaksanakan pendidikan. Penentuan siswa penerima beasiswa pada umumnya dilakukan melalui seleksi kelayakan, sebagaimana halnya dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Walisongo 2 Kota Depok. Proses penentuan kelayakan penerima beasiswa secara konvensional sering dihadapkan dengan permasalahan berupa kesalahan dalam pengambilan keputusan. Penggunaan metode Fuzzy Tsukamoto diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Fuzzy Tsukamoto dapat digunakan dan sangat tepat untuk menentukan kelayakan penerima beasiswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Keywords

Fuzzy Tsukamoto; Prototype

References

Irmayansyah, Mrs. "Fuzzy Inference System Tsukamoto untuk Optimalisasi Jumlah Media Promosi Brosur di Sekolah Menengah Kejuruan." Teknois, vol. 6, no. 2, Nov. 2016, pp. 12-24, doi:10.36350/jbs.v6i2.37.

Kusumadewi, Sri. (2003). Artificial Intelligence. Graha Ilmu: Jogjakarta.

Mulyadi, D. (2018). The Implementation of Logic Fuzzy Mamdani Method as The Decision Support on The Gradual Selection of New Students. The Management Journal of Binaniaga. 3 (2): 23 - 38. doi: 10.33062/mjb.v3i2.256

Pressman, Roger S. (2012). Rekayasa Perangkat Lunak. Pendekatan Praktisi. Edisi 7. Yogyakarta: Andi

Restuputri, Dian Palupi, dkk. 2015. Analisi Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP)

Article metrics

Abstract views : 37 | views : 37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.